Pakaian Yang Tepat Mempengaruhi Lulus Wawancara Kerja

Dilaporkan dari laman chosun Korea, bahwa perusahaan Hyundai memang membolehkan pakaian kasual pada para pelamar kerja saat wawancara di paruh kedua tahun ini untuk mengurangi tingkat stres saat wawancara. Praktek ini juga kemudian diadopsi oleh perusahaan besar seperti Hanhwa Chemical, SK Telecom, LG Uplus dan NHN.

Tips Wawancara Kerja

Namun pakaian tetap sangat penting dalam wawancara kerja. Pakaian kasual bukan berarti pakain santai sederhana. Salah satu portal pencari kerja, Incruit, baru-baru ini mensurvei 137 lembaga perekrut pekerjaan, dan sebagian besar mengatakan pakaian pelamar mempengaruhi pilihan mempekerjakan mereka.

Pelamar harus tahu apa yang harus dihindari. Pakaian kasual bukan berarti celana jeans dan T-shirt. Chung Hyung-sup dari Hanwha Chemical mengatakan, "Beberapa pelamar muncul dengan rambut acak-acakan atau wajah tak bercukur. Meskipun tidak ada kaitan dengan pekerjaan, namun terlihat bersih tetap lebih diutamakan."

Baca Juga: Wanita Usia 30-an Beresiko Tinggi Mendapat Gangguan Tidur

Para lembaga perekrut pekerjaan kepada Incruit memberikan tips, pelamar laki-laki harus menghindari cologne atau bau rokok yang kuat, gaya rambut berantakan, kaus kaki pendek atau pakaian ketat atau ombrong. Bagi wanita harus menghindari make-up tebal dan parfum yang kuat. (sumber:chosun/bukanscam)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pakaian Yang Tepat Mempengaruhi Lulus Wawancara Kerja"

Post a Comment